DPD Ikatan Alumni Pemerintah Integratif Kabupaten Kutim (IKAPIN) Gelar Seminar Daerah Sebagai Superhub

SAMARINDA- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Alumni Pemerintah Integratif (IKAPIN) Kabupaten Kutai Timur(Kutim) menyelenggarakan kegiatan perdaanya berjudul Seminar Daerah, dengan menggunakan tema” Kabupaten Kutai Timur Sebagai Superhub IKN” kegiatan tersebut diselenggarakan digedung Prof Masjaya Universitas Mulawarman ( Unmul), lantai 3. Kamis (14/12).

Dengan menghadirkannya 3 narasumber yaitu Alimuddin kepala Deputi Bidang Sosbud dan Pemberdayaan masyarakat Otorita IKN, Budiman dosen Fisip Unmul, HM Jauhar Efendi, dan juga Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman sekaligus membuka acara secara zoom serta para mahasiswa dan tamu lainnya, dalam sambutannya Ardiansyah mengutarakan, ia sangat mengapresiasi sekali adanya seminar daerah ini yang di gagas oleh DPD Ikatan Alumni Pemerintah Integratif Kabupaten Kutim, ini merupakan kegiatan yang dapat memberikan edukasi yang baik secara khusus kepada yang menyelenggarkan kegiatan ini dan juga kepada para peserta yang kesemuanya ikut dalam seminar ini.

“Ini dengan maksud dan tujuan adalah sebagai sarana agar kita sebagai warga dan masyarakat Kaltim bisa berbuat dan berkonstribusi dalam membangun IKN yang sudah ada di depan mata kita,
IKN adalah untuk Indonesia, bukan semata untuk Kaltim”. Karenanya, meskipun warga Kaltim sangat mengharapkan bisa berkontribusi untuk ikut membangun IKN, bukan berarti anti-pendatang dan anti-SDM non Kaltim. Ini mindset yang penting ditanamkan sejak awal,” ucap Ardinsyah.

Berharap dengan adanya kegiatan ini, nantinya akan menghasilkan sebuah gagasan, ide, motivasi dan output yang baik dan bisa memberikan efek IKN yang peran besar bagi Kabupaten Kutai Timur sebagai kota penyangga bisa berperan aktif, maju serta berkelanjutan, Alimuddin juga mengutarakan, Besok dan hari ini dan akan datang ikn seperti apa, ini artinya IKN yang sudah ada hadir di kaltim harus bisa benar benar di isi orang orang lokal yang sudah memiliki standar pengetahuan dan jenjang pendidikan yang berkompeten yang sudah di tetapkan.

Kita harus menyadari bahwa IKN ini bukan milik semata mata orang Kaltim, tapi juga milik semua masyarakat indonesia dimanapun itu berada, IKN harus kita rawat, jaga dan bersemangat agar pembangunanmya bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,Kita pastikan bahwa pembangunan dari IKN ini akan terus berkelanjutan, yang sebagaimana sudah di atur dalam undang undang 21 tahun 2023 salah satu pokok isinya adalah berkelanjutan.

Pesan dan harapan buat IKAPIN dan juga kepada mahasiswa yang hadir di dalam seminar itu adalah harus bisa memanfaatkan peluang ini dengan baik, dari sekarang masih bisa banyak peluang dalam ikut serta membanguan IKN, jadi jangan takut, dan kami dari penyenggara IKN saat ini akan selalu siap menerima masukan dan lain sebagainya, mari kita kawal IKN untuk Indonesia yang lebih maju dan baik, ketua DPD IKAPIN Kabupaten Kutai Timur Syarif juga mengungkapkan, kita semua Menyadari pentingnya keterlibatan antara masyarakat lokal, dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim, oleh karna itu DPD IKAPIN Kutim memperkuat eksistensinya.

“Masyarakat Kaltim harus mendapat andil dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU). Kearifan lokal merupakan pondasi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penduduk asli Kaltim tak boleh “ditinggal” dalam pembangunan IKN Nusantara,” kata Syarif saat di temui Awak Media.

Jangan sampai masyarakat kita menjadi penonton di daerah sendiri, Maka berbagai sektor mulai sekarang harus dipersiapkan, salah satunya adalah pada seminar daerah ini harus bisa kita manfaatkan dan kembangan pembangunan IKN saat ini dan akan datang,” singkatnya, kita tahu bahwa tulang punggung Kutim saat ini adalah sektor Pertambangan yang tidak bisa di perbarui tapi dengan adanya IKN Kutim harus mengubah haluan pembangunan yg tadinya bertumpu pada sumber daya alam tidak dapat diperbaharui menuju pembangunan yg berfokus pada sektor yg berkelanjutan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, perkebunan dan industri agrobisnis.

Dengan seminar ini diharapkan akan menghasilkan sebuah rekomendasi serta ide gagasan yang konsep kesiapan Kutai Timur sebagai salah satu daerah mitra atau super hub dari IKN, yang tidak kalah penting adalah hasil seminar ini akan kami bawa ke pemda Kutai Timur atau Bupati Kutim agar menjadi referensi dan literasi dalam membentuk kebijakan pembangunan di daerah Kutai Timur dalam rangka mempersiapkan daerah kutim sebagai super hub IKN. (adv/wr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *