Profil Kapolres Kutai Timur, Pernah Isi Ceramah di Masjid Semasa SMA

SANGATTAKapolres Kutai Timur, AKBP Ronni Bonic bertugas di Kutai Timursejak 12 April 2023 lalu yang mana jabatan sebelumnya sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kaltim.

Bonic, sapaan akrabnya, berasal dari Padang, Sumatera Barat itu terkenal dengan keramahannya dan murah senyum. Ia juga hobi berolahraga di sore hari pada saat waktu senggang, paling sering lari dan badminton.

Siapa sangka, polisi yang pernah bertugas di Medan dan Makassar itu juga ternyata semasa sekolah pernah mengisi khutbah di masjid. Saat itu, Bonic pernah beberapa kali diminta untuk menggantikan penceramah yang berhalangan hadir.

Sehingga ia harus naik ke mimbar menggantikan ustadnya untuk mengisi khutbah bakda tarawih di bulan Ramadhan.

Saat lulus dari MAN 2 Padang, ia memutuskan untuk mengikuti akademi polisi (Akpol) pada tahun 2000.

“Saya berpikir kalau saya jadi ustadz pasti hanya bisa ceramah, kalau saya jadi polisi kan bisa nangkap orang yang salah, bantu orang, di samping dukungan dari orang tua juga, akhirnya saya ikut tes masuk AKPOL dan alhamdulilah sekali tes langsung keterima,” urainya, Minggu (11/6/2023).

Ia mengikuti akademi polisi selama 3 tahun, mulai tahun 2000 hingga 2003 dengan sekali tes langsung diterima. Saat ditanya tips agar bisa langsung diterima, ia mengaku tidak ada tips khusus yang ia jalani.

Saat itu, ia dimudahkan dan dilancarkan dalam mengikuti tes AKPOL, sehingga ia yakin hal itu adalah keajaiban baginya sebab 2 tahun setelah ia tes tersebut tidak ada penerimaan AKPOL.

“Pas masuk AKPOL itu tidak begitu kaget, soalnya memang dari kecil oleh keluarga dididik keras, jadi jalani saja alhamdulillah terlewati dengan lancar,” imbuhnya.

Kesan menjabat sebagai Kapolres Kutai Timur

Menurutnya, selama ia bertugas di daerah lain, Kutai Timur tergolong memiliki kasus kamtibmas yang masih rendah, dimana masyarakatnya ramah-ramah dan dapat diajak kerjasama.

Ketimbang di Medan dan Makassar, yang tergolong lebih keras dan kasus kamtibmasnya lebih tinggi.

Bonic, sebagai suku Minang, yang dikenal masih ada watak kelembutan, berprinsip selama bekerja selalu memberikan terbaik dan tidak membuat kesalahan.

“Intinya dimanapun saya di tugaskan, selalu memberikan terbaik, bekerja dengan baik, dan memaksimalkan tugas saya,” tuturnya.

Riwayat Singkat Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic

Bonic lahir di Padang, Sumatera Utara pada 5 Januari 1982, lalu pernah duduk di bangku sekolah, SDN 10 Padang, MTsN Padang dan MAN 2 Padang.

Ia mengemban pendidikan AKPOL mulai tahun 2000 hingga 2003, lalu kuliah di Universitas Indonesia Timur untuk S1 dan Universitas Sumatera Utara untuk S2 jurusan hukum.

Adapun jabatan yang pernah ia terima di kepolisian adalah sebagai berikut:

1. Kepala SPK C Presta Makassar Barat

2. Kepala SPK B Polwiltabes Makassar

3. Kasubnit I Idik IV Sat Reskrim Polwiltabes Makassar

4. Kanit Reskrim Polsekta Bonto Ala

5. Kanit Reskrim Polsekta Wajo

6. Penyidik Dit. Reskrim Polda Sumut

7. Kasar Reskrim Polres Binjai

8. Panit 2 Unit 2 Subdit III DItreskrimsus Polda Sumut

9. Kasat Reskrim Polres Belawan

10. Kapolsekta Medan Helvetia Polresta Medan

11. Kapolsekta Medan Baru Polresta Medan

12. Wakasat Reskrim Polrestabes Medan

13. Kanit 4 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumut

14. Kasubdit 3 Distres Narkoba Polda Kaltim

15. Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kaltim

16. Kapolres Kabupaten Kutai Timur(sekarang).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *